Senin, 07 Februari 2011

FF SUPER JUNIOR & HEY! SAY! JUMP! (Part. 4)

Tittle : Kim Ryeowook is Wookie?

Genre : Romance again

Cast :

-Maulida Farhamnah as Tanaka Sora

-Dwitya Andini Patty as Yamashita Yumeko

-All member Hey! Say! Jump (BB JEPANG)

-Member Super Junior K.R.Y


"Kau sih enak tidak disuruh buat tugas presentasi karena kau bukan mahasiswa baru."

"Ya, aku tahu. Sudahlah Sora, jangan gerutu terus. Kami akan membantu kalian."

"Ya ya...baiklah."


_AUTHOR POV_

(Setibanya di asrama....)

"Ayo Yume!" ucap Inoo sambil merangkul Yume.

"Ya ampun! Kenapa Inoo merangkulku seperti ini?" batin Yume.

"Hey, kalian berdua! Lalu aku dengan siapa?" seru Sora sambil menunjuk ke arah dirinya sendiri.

"Kau denganku saja...kkekke," sahut Yabu sambil merangkul Sora.

"Hhm...Nii-chan lepaskan."

"A~gomen, Sora."
Sora pun berjalan ke dalam asrama sendirian sementara Kota menyusul di belakang.

"Sepertinya cintaku pada Sora bertepuk sebelah tangan. Hhh!" batin Kota.

"Kami pulang!"

"Eh? Ada tamu?"

"Nani? Sepertinya Inoo dan Yume begitu akrab. Pupus sudah harapanku," batin Chii.

"Hey, Chii!" sapa Yume.

"A~hei, Yume!"

"Kau sedang melamun ya?"

"Hei Yume! Sepertinya Chii itu cemburu pada Inoo...hahaha."

"Hey Sora...jangan sembarangan."

"Mmm....gomen, aku ke kamar dulu, ya. Aku mau mengerjakan tugas kuliahku."

"A~padahal kan aku kesini karena ingin bertemu Chii, tapi Chii malah cuek seperti itu," ucap Yume dalam hati.

"Sebentar, ya, aku menyusul Chii dulu sepertinya ia sedang galau."
Kota pun menyusul Chii yang berjalan menuju kamar.

"Hey Chii. Ada apa dengan dirimu hari ini?"

"A~tidak, Nii-chan. Aku hanya ingin mengerjakan tugas-tugas kuliahku."

"Chi, sudahlah. Jangan membohongiku. Kau itu cemburu kan dengan Inoo?"
Tetapi Chii tidak menjawab.

"Chii....!"

"Ya, Nii-chan?"

"Aku mengerti perasaanmu, Chii. Nasib kita hampir sama. Aku tahu kau pasti cemburu dengan Inoo, tapi cintaku ini sepertinya tak terbalaskan oleh Sora."

"Nii-chan....sudahlah, aku tak ingin membahas ini."

"Iya iya...yasudah ayo kita keluar saja. Tugasmu bawa saja, biar kita kerjakan bersama yang lain."

"Nani? Tugas? Hahaha....aku hanya basa-basi, Nii-chan. Aku tidak ada tugas kuliah."

"Ya ampun!!"
Suara Sora membuat semua orang yang ada di sekitarnya terkejut.

"Sora, kau mengejutkan kami!"

"Iya, ada apa sih?!"

"A~gomen. Buku-buku ku ketinggalan di loker kampus. Bagaimana aku bisa mengerjakan tugas presentasi kalau tidak ada buku yang mendukung?"

"Nani?! Lalu bagaimana?"

"Ya mau tak mau aku harus balik ke kampus untuk mengambil buku-buku ku di loker."

"Aku antar ya, Sora," sahut Kota.

"A~tidak usah, Nii-chan. Aku kesana naik Taxi saja ya."

"Yasudah. Hati-hati, ya."
Sora pun beranjak pergi menuju kampus untuk mengambil semua buku yang tertinggal di lokernya.

"Taxi!!" teriak Sora.

"Ke Tokyo University, ya, Pak."

"Baik, Nona."
Taxi itu pun langsung melesat menuju Tokyo University.

Setibanya di kampus, Sora pun segera berjalan menuju lorong kampus dan membuka loker miliknya.

'CLEKK!' Sora pun membuka lokernya lalu mengambil buku-bukunya dan pergi meninggalkan kampus.

"Hhh...rasanya sayang sekali naik taxi dua kali hanya untuk bolak-balik kampus padahal kan uangnya bisa untuk membeli DVD Super Junior yang asli. Tapi, yasudahlah daripada aku jalan kaki."
Sora pun memberhentikan taxi yang melintas ke arahnya.

"Ke jalan Kyotn, Pak!" ucap Sora serentak dengan seorang namja yang tengah duduk di sampingnya.

"Ryeowook~ah?"

"Kau mengenaliku?"

"Tentu saja! Aku ini kan ELF dan kau....kau adalah yang ku kagumi di Super Junior."

"A~benarkah? Aku jadi malu. Siapa namamu?"

"Naneun Tanaka Sora imnida. Bangapseumnida. Aku dari Indonesia," ucap Sora sambil mengulurkan tangannya.

"Kau dari Indonesia? Tapi grammar mu dalam bahasa Jepang dan Kore lumayan bagus. Ne, Bangapseumnida."

"Hhm...jadi kita kemana, Nona, Tuan?"

"A~iya. Sora, sampai jumpa kapan-kapan ya. Aku cari taxi yang lain saja."

"Ryeowook~ah, tunggu. Bukankah tujuan kita sama? Lebih baik kita satu taxi saja."

"Ne, benar juga ya. Yasudah...Pak, kita ke jalan Kyoto ya."
Akhirnya Ryeowook memutuskan untuk satu taxi dengan Sora.

"Oh iya, aku lupa namamu tadi..."

"Namaku Tanaka Sora. Panggil saja Sora."

"Mwo? Sora? Nama itu sepertinya tidak asing di telingaku. Ya....itu seperti nama chingu kecilku. Jangan-jangan Tanaka Sora adalah benar chingu masa kecilku," batin Ryeowook.

"Ryeowook~ah?"

"A~waeyo Sora?"

"Kau melamun?"

"Anio, Sora."

"Omona! Gelang itu kan...." ucap Ryeowook lagi dalam hati. Pandangan Ryeowook terfokus pada sebuah gelang yang melingkar di tangan Sora. Sora pun memandang Ryeowook dengan heran.

"Ryeowook~ah? Mengapa kau memandang gelangku seperti itu?"

"A~anio, Sora. Gelangmu bagus."

"O~gomawo, Ryeowook. Gelang ini adalah pemberian dari chingu kecilku."

"Jinjja? Siapa?"

"Dia Wookie, orang Korea sama sepertimu. Dulu ia pernah berjanji akan kembali ke Indonesia untuk mengunjungiku. Aigo! Mian, Ryeowook, aku jadi cerita seperti ini padamu."

"Jadi....jadi kau..." kata-kata Ryeowook terputus.

"Ryeowook~ah....aku turun duluan, ya, aku sudah sampai."

"Ne, baiklah. Oh iya, aku yang bayar saja nanti sekalian."

"Jinjja?"

"Ne, Sora."

"Gomawoyo, Ryeowook. Annyeong."

"Annyeong."

"Mwo? Asrama HSJ?" batin Ryeowook.

(Di asrama HSJ....)

"Aku pulang! Yume! Hari ini aku sangat senang sekali."

"A~kau senang kenapa? Ceritakan pada kami."

"Kalian tahu? Aku tadi bertemu dengan Ryeowook!!"

"Nani?! Kau bertemu dengan...." ucap Inoo terputus.

"Ryeowook Super Junior?!" sambung Yume.

"Ya! Malahan tadi aku satu taxi dengannya."

"Kok bisa kau satu taxi ddngannya."

"Tentu saja bisa...hahaha. Aku senang sekali."

"Lalu lalu?"

"Lalu aku berkenalan dengannya," ucap Sora nyengir.

"A~darar kau. Mencari kesempatan dalam kesempitan."

"Biarkan saja....hahaha."
Mereka menghentikan pembicaraan mereka. Yume dan Sora pun mulai mengerjakan tugas presentasinya.

(Sementara di Hotel Nikko....)

"Apa benar ya Sora yang tadi ku temui itu adalah Sora chingu kecilku?" ucap Ryeowook sambil memandangi gelang yang ia ambil dari sebuah kotak berwarna putih.

"Ryeowook~ah," panggil seorang namja dari luar kamar.

"Ne, Yesung hyung?" sahut Ryeowook sambil meletakkan gelangnya lagi di kotak tersebut.

"Kau sedang apa?" tanya Yesung menghampiri Ryeowook di kamar.

"A...aku...aku sedang beres-beres, Hyung. Masuklah."

"Ryeowook, tolong masakan aku makanan, ya. Aku lapar sekali."

"Ne, Hyung. Aku akan masakan nasi goreng kimchi. Oh iya, Kyuhyun dimana?"

"Ia sedang asik main game."

"Dasar Kyuhyun. Hidupnya hanya untuk bermain game sepanjang hari. Yasudah, kau tunggu di meja makan saja, Hyung."

*******************************************************************************

(Esok hari di apartment...)

"Hoaaam! Ngantuk! Yume? Tumben kau bangun lebih pagi dariku?"

"A~iya. Aku malu pada Inoo kalaudia menjemput kita tetapi aku malah masih tidur."

"Oh begitu. Yasudah, aku mandi dulu, ya!"

"Oke!"

(10 menit kemudian)

"Pagi yang sangat dingin....ckck."

"Ne, kau benar."

'TOK! TOK!'

"Yume, tolong kau bukakan pintunya ya."

"Baiklah."
Yume pun menuju ambang pintu untuk membukakan pintu.

"Yume, Siapa yang datang?!!" teriak Sora.

---to be continued---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar