Minggu, 13 Februari 2011

FF SUPER JUNIOR & HEY! SAY! JUMP! (Part. 5)

Tittle : Kim Ryeowook is Wookie?
Genre : Romance again
Cast :
-Maulida Farhamnah as Tanaka Sora
-Dwitya Andini Patty as Yamashita Yumeko
-All member Hey! Say! Jump (BB Jepang)
-Member Super Junior K.R.Y


Sora yang telah selesai memakai sepatu, segera berjalan menuju ambang pintu.
"Kota nii-chan??"

"Ya, Sora~ah."

"Mengapa kau yang kesini? Inoo mana?" tanya Sora bingung sambil celingak-celinguk keluar.

"Inoo sedang sakit, jadi aku yang mengantar kalian ke kampus hari ini."

"Nani?! Inoo sakit? Seriuskah?" sambung Yume.

"Ne, dia sedikit demam semalam."

"Ckckck....ternyata seorang Inoo bisa sakit juga ya! Ku kira dia wonder boy....hahaha."

"Dasar kau...kasihan itu anak diomongin begini."

"Hahaha...gomen, Nii-chan. Yasudah, Sora~ah. Nanti pulang kuliah, kita jenguk Inoo, ya!"

"Pasti!"

"Yasudah, kita berangkat sekarang saja yok."
Mereka pun bergegas menuju mobil milik Kota yang diparkir di bawah. Lalu melesat menuju kampus.

"Sora, apa kita ini sedang menunggangi kura-kura?"

"Eh? Maksudnya?"

"Nii-chan mengendarai mobilnya sangat lamban. Liat aja tuh, kita sampai bisa dibalap sama sepeda."

"Ne, kau benar. Nii-chan bertolak belakang sekali dengan Inoo kalau soal mengendarai mobil."

"O~jadi itu yang kalian minta. Baiklah!"

'SUIIING!' Mobil Kota langsung melesat cepat.

(Setibanya di Kampus....)

"Well, kita sudah sampai."

"Hhh~ternyata Nii-chan lebih gila dari Inoo."

"Ya, betul. Besok-besok aku tidak akan mau kalau yang menyetir mobil itu nii-chan."

"Ya tadi kan kalian yang minta untuk kebut."

"Nii-chan, kami kan hanya melakukan perbandingan saja. Eh ternyata kau juga tidak bisa menjadi supir yang baik."

"Eh? Aku kan memang bukan supir kalian (-,-) masa orang setampan aku disebut supir."

"Dasar nii-chan narsis."

"Biarlah. Yasudah, aku pulang dulu. Nanti aku jemput kalian lagi. Bye!"
Kemudian Yume dan Sora berjalan menuju kelas.

"Rasanya sepi sekali, ya, tidak ada Inoo."

"Ne, Yume. Mana nanti kita tampil untuk presentasi pula."

"Hhh~" Yume dan Sora menghela napas.
Ketika dosen mereka hendak memasuki kelas, Yume dan Sora mempersiapkan tugas presentasi mereka. Menit demi menit pun berganti begitu cepat. Jam kuliah mereka telah berakhir di saat jarum jam tepat menunjukan pukul 10.00.

"Nii-chan...Yume....aku menyusul saja ya nanti."

"Loh? Kenapa?"

"Aku mau pergi ke toko buku dulu, Nii-chan."

"Sendirian?"

"Ya sendirian. Tenang saja, tidak akan ada orang yang mau menculikku."

"Mengapa tidak berangkat bersama kami saja?"

"Tidak usah, kalian duluan saja."

"Yasudah kalau begitu. Hati-hati ya...bye!"

"Bye-bye."
Sora pun berjalan ke arah halte di dekat kampusnya untuk menunggu bus.

'JEEDARRR!! GLEDAKK!'

"Omo! Sepertinya akan turun hujan. Mana busnya belum muncul-muncul juga."
Sora pun mengurungkan niatnya untuk pergi ke toko buku. Akhirnya ia memutuskan untuk pulang dengan berjalan kaki. Ketika ia hendak melewati sebuah taman.....

'BYURR!!'

"Aish~sial! Turun hujan, lalu kemana aku harus berteduh?" ucap Sora sambil berlari ke taman itu. Ia pun berteduh di bawan pohon yang cukup rindang.

"Aigo! Dingin sekali. Haaatcii!"

"Hujan-hujan pergilah, datang lagi tahun depan. Ha...hatchii!"

"Percuma saja kau mengucapkan mantra seperti itu, hujannya tidak mungkin berhenti."

"Mwo? Ryeowook~ah."

"Ne, Sora~ah. Ini! Pakailah jaketku. Kau pasti kedinginan."

"Ne, gomawoyo Ryeowook."

"Mengapa kau ada disini? Ayo aku antarkan kau pulang," Ryeowook merangkul Sora untuk menuju ke mobil milik Ryeowook untuk mengantarkan Sora pulang.

(Backsound : Super Junior Ryeowook - One Fine Spring Day)


_SORA POV_

Sungguh hatiku menggebu-gebu rasanya. Aku seperti ada dalam dunia mimpi ketika bertemu dengan Ryeowook yang tepatnya adalah member dari Super Junior. Tak bisa ku pungkiri lagi kalau aku sudah jatuh ke dalam hatinya...Ya! Aku jatuh cinta padanya, walau ku tahu bahwa aku terlalu mengharapkan yang jelas-jelas tidak mungkin menjadi kenyataan.

"Aigo! Andwae! Mau ku kemanakan Wookie cinta masa kecilku. Aku tidak boleh jatuh cinta pada Ryeowook!" ucapku dalam hati.

"Sora~ah, kita sudah sampai di apartmentmu."

"Mwo? A~sekali lagi gomawoyo, Ryeowook," ucapku saat hendak keluar dari mobil. Tetapi tangan Ryeowook menahan tanganku.

"A~wae??"

"Sora, sebenarnya....hmm, aku ini adalah........"

'Feels like insomnia...a...a...a,' ponsel milik Ryeowook berdering dan memotong pembicaraan kami.

"Aish~mengganggu saja, lalu apa kalimat lanjutan yang akan ia katakan?" batinku. Aku terus saja memikirkan apa yang akan Ryeowook katakan.

"Hhh~Sora~ah. Mianhae, aku harus segera pulang sekarang. Kyu sakit."

"Mwo? Kyu? Sakit? Omona....semoga ia cepat sembuh, ya. Yasudah, gomawoyo Ryeowook. Annyeong."
Aku pun berjalan memasuki apartment. Satu langkah....Dua langkah....

"Omo! Jaket Ryeowook lupa ku kembalikan," aku pun membalikkan badanku dan berteriak.

"Ryeowook~ah!"

"Yah! Sepertinya hanya sia-sia saja aku berteriak. Yasudah, akan ku kembalikan jika bertemu lagi."
Aku pun kembali berjalan ke dalam apartment dengan tangan yang ku letakan di saku jaket.

"Mwo? Apa ini?" segera ku ambil sebuah benda yang ku rasa adalah gelang di salah satu saku jaket milik Ryeowook. Aku pun tersentak.

"Omo!!" mataku melotot melihat gelang itu. Aku pun langsung membandingkan dengan gelang yang melingkar di tanganku.

"Sama! Gelang ini kan milik Wookie, tapi kenapa bisa ada di jaket milik Ryeowook?? Apa mungkin?"
Aku langsung berlari menuju kamarku dan mengambil foto Wookie. Aku bandingkan foto Wookie dengan Ryeowook.

"Tidak mungkin. Wajah mereka berdua berbeda. Kecuali....."

'Neo gateun saram tto eopseo....'

"Aigo! Siapa sih yang menelpon?"

"Yeoboseyo."

"Yume~ah? Waeyo?"

"A~mianhae, Yume. Aku tadi kehujanan, sekarang aku sepertinya terkena flu. Tolong sampaikan salamku saja untuk Inoo."

"Ne, Yume. Bye."
Aku pun kembali membandingkan Ryeowook dan Wookie lagi.

"Ya....mereka berdua berbeda. Tapi pandangan mata mereka berdua sangatlah mirip," ucapku sambil memandangi foto Wookie.


_AUTHOR POV_

Sora pun ketiduran tanpa membereskan kamarnya terlebih dulu.

"Sora, aku pulang!" teriak Yume yang pulang bersama Kota.

"Nii-chan, mengapa tidak ada jawaban dari Sora?"
Yume dan Kota segera menuju kamar Sora.

"Berantakan sekali! Dasar Sora...kebiasaan," ucap Yume sambil membereskan kamar. Sedangkan Kota berjalan menghampiri Sora. Ia letakan tangannya di dahi Sora.

"Yume!"

"Ada apa nii-chan?"

"Sepertinya Sora demam juga...suhu badannya agak tinggi."

"Nani?? Inoo sudah mau sembuh eh dia malah sakit."

(Sementara di hotel Nikko....)

"Dasar magnae menyebalkan. Kau ini sudah membuat kami khawatir, tapi mengapa kau selalu saja berpura-pura sakit?"

"A~mianhae, Ryeowook hyung."

"Mwo? Hyung? Dia memanggilku hyung? Baru kali ini ia bersikap manis seperti itu," batin Ryeowook.

"Yasudah, jangan kau mengulangi lagi yang seperti ini," ucap Yesung.

"Ne, mereka ini couple yg sama-sama bawel," gerutu Kyu pelan.

"Apa katamu?"

"A~anio, Yesung hyung."

"Yasudah aku ke kamar dulu, ya."
Ryeowook pun berjalan ke kamarnya. Ia membuka sebuah kotak itu lagi.

"Mwo? Tidak ada?! Yesung hyung! Kyuhyun!" suara tenornya itu menggema ke seluruh ruangan. Yesung dan Kyu yang mendengar teriakan Ryeowook, langsung berlari menuju kamar.

"Waeyo??" ucap Yesung dan Kyu bersamaan.

"Apa kalian melihat gelangku yang disini?" tanya Ryeowook sambil menunjukan kotaknya yang kosong.

"Anio...kami kan tidak pernah menyentuh barang-barangmu."
Akhirnya Ryeowook pun mengingat-ingat lagi.

"Ne, gelangku itu ku letakan di saku jaketku...Anio! Jaketku terbawa oleh Sora!" seru Ryeowook. Ia pun langsung kembali menuju apartment yang Sora tempati. Ketika ia tiba di apartment, ia sangat terkejut melihat sesosok namja yang terlihat di kamar Sora.

"Mwo? Namja? Itu kan kamar Sora...Apa itu namjachingu nya? Lalu....itu berarti Sora sudah melupakanku, cinta masa kecilnya?" Ryeowook pun tak kuasa melihat semua itu, tapi ia tidak mengetahui bahwa ia salah paham. Akhirnya Ryeowook kembali ke hotel Nikko.

"Aku pulang!"

"Hyung, bagaimana? Apakah kau sudah menemukan gelangmu itu?"

"Ryeowook~ah. Wajahmu pucat sekali. Apa kau sakit? Mwo? Badanmu panas!"

"A~Yesung hyung, aku baik-baik saja."

(Di apartment tempat tinggal Sora...)

"Yume~ah, apakah panasnya sudah turun?"

"Belum, Nii-chan."

"Sora~ah, kau ini kenapa sih? Aku sangat menghawatirkanmu," ujar Kota sambil mengelus-elus rambut Sora.

"Cepat sembuh, ya, Sora. Hhh~aku sangat mencintaimu," ucap Kota seraya mencium kening Sora. Kota pun memutuskan untuk menginap menemani Sora dan tidur di sofa yang berada di kamar Sora.

(Backsound : Super Junior - All my heart)

---to be continued---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar